Salim Wazdy selanjutnya menjelaskan bahwa bantuan air
bersih ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepedulian sosial kepada
siswa-siswi. Tata nilai kepedulian sosial tidak cukup diceramahkan tetapi
diteladankan dan dipraktekan. Untuk jumlah truk tangki mungkin nilainya kecil
tetapi pembelajaran tata nilai kepedualian sosialnya yang bernilai besar. Jadi
point penting dari kegiatan ini adalah pembelajaran, dan memang sumber dana
bantuan berasal dari infak siswa yang nilainya sangat kecil yakni per hari
hanya Rp. 500,- dalam program “koin peduli”, tetapi bisa bermkna besar
ketika menjadi aktivitas konitnyu ( setiap hari) dan dilakukan oleh banyak
orang (seluruh siswa). Peduli sosial tidak harus dimulai dengan nilai rupiah
yang besar, tetapi bisa dimulai dari yang kecil asal kontinyu dan dilakukan
oleh banyak orang akan bernilai besar juga.
Kepala MTs N Kebumen 1 Drs. H. Moh. Iskandar, M.Pd.
didampingi oleh Waka Kurikulum Drs. Sugeng Warjoko, M.Ed., memberikan apresiasi
yang luar biasa pada program “koin peduli” dengan aksi nyata sekarang ini yakni
bantuan Air Bersih. Beliau mengatakan; aksi ini sejalan dengan kurikulum tahun
2013 yang sangat menekankan pada tata nilai yakni nilai religius dan nilai
sosial yang tidak saja dimengerti oleh siswa tetapi terjadi internalisasi pada
siswa-siswa semua. Internalisasi nilai memang tidak cukup hanya
diceramahkan tetapi dipraktekkan atau aksi nyata, beliau berharap ini langkah
awal untuk pembiasaan berperilaku peduli terhadap lingkungan sosialnya.(gp)



No comments:
Post a Comment