Rabu, 22
Januari 2014. Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw berlangsung cukup meriah.
Masing-masing kelas berlomba-lomba untuk menyelenggarakan kegiatan maulid nabi
dengan baik. Kegiatan yang dilaksanakan dengan tema “Tradisi Mencintai Nabi”
itu bertujuan untuk membiasakan anak dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,
termasuk kegiatan keagamaan. Acara di gelar sebagaimana peringatan maulid nabi
yang diadakan di desa. Setiap anak berperan sebagaimana tokoh masyarakat mulai
dari Kepala Desa, Takmir Masjid, Camat, dan Bupati, termasuk para
penceramah. “Semua ada 24 dai cilik yang
memberi ceramah kepada siswa lainnya,” kata Ketua panitia, M. Kholiluddin.
Menurutnya,
model kegiatan seperti lebih ini mendorong keaktivan dan kreativitas siswa
dibanding dengan penyelenggaraan secara klasikal. Dengan kegiatan yang
difokuskan pada setiap kelas, semua semua siswa menghias kelasnya dengan indah.
Dekorasi dan panggung peringatan pun tidak kalah dengan kegiatan yang ditangani
orang dewasa. Acara pun dikemas dengan sangat menarik, mulai dari pembacaan
kitab al-Barjanji, Nasyid, Rebana, Acapela, sampai dengan quiz maulid nabi.
Bahkan di kelas 8 G yang menamakan “Kampung Cendekia” melakukan dialog interaktig
dan pemutaran film “Kingdom of Heaven.”



No comments:
Post a Comment