MENCARI SEKOLAH YANG IDEAL
Suyitman, M.Pd.I

Memilih sekolah bukan perkara yang mudah. Hampir semua baliho penerimaan siswa baru yang terpampang di tempat strategis, tampil menarik dengan latar gedung megah. Tidak lupa, gambar siswa yang memegang piala turut menghiasinya. Sekolah yang biasa-biasa saja, bisa tampil luar biasa dengan sentuhan desain percetakan yang semakin canggih.
Orang tua harus selektif dalam memilih sekolah. pemilihan sekolah baru, tentu harus mempertimbangkan beberapa hal, pertama nilai akreditasi. Pemerintah telah menunjuk Badan Standar Nasional Pendidikan untuk mengadakan penilaian kualitas sekolah. Tentu, sekolah yang terakreditasi A, mutunya lebih baik daripada sekolah dengan akreditasi B, C, atau D. Terlepas dari pemalsuan dokumen yang dilakukan sekolah, akreditasi yang menilai delapan standar pendidikan merupakan bentuk penilaian yang paling komprehensif. Kedua, visi dan misinya. Sekolah yang memiliki kualitas baik tentu saja memiliki visi dan misi yang jelas, terukur dan realistis. Untuk dapat mengetahui visi-misi sekolah yang diinginkan, dapat dilihat di buku profil, brosur, papan nama atau media publikasi yang digunakan oleh sekolah tersebut. Dari visi dan misi yang dipaparkan dapat terlihat bagaimana orientasi tujuan dan profil output yang akan dihasilkan. Pernyataan visi dan misi ini dapat dipotret dari beberapa aspek, antara lain aspek keagamaan, akademis, mental, perilaku, kecakapan hidup, kemandirian dan kewirausahaan.
Keempat, Kurikulum pembelajaran. Kurikulum bisa dikatakan sebagai jantungnya pendidikan. Dikarenakan di dalamnya berisi tentang perencanaan pembelajaran yang menyangkut semua kegiatan yang dilakukan dan dialami peserta didik dalam perkembangan, baik formal maupun informal guna mencapai tujuan pendidikan. Walaupun penerapan kurikulum ini sudah diatur dan diseragamkan dari pusat, tetapi pihak penyelenggara pendidikan dapat melakukan modifikasi-modifikasi disesuaikan dengan kondisi sekolah, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat. Dalam kebijakan kurikulum terbaru, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sangat memberikan keleluasaan kepada pihak sekolah (negeri maupun swasta) untuk berkreasi dan berinovasi selama masih mengacu kepada standar kompetensi yang ditentukan.
Maka, sangat dimungkinkan akan terjadi kompetisi di antara sekolah-sekolah, tentang bagaimana menampilkan profil sekolah dan keunggulan- keunggulannya dalam hal muatan materi pembelajaran dan kegiatan sekolah. Oleh karena itu, orang tua dan calon siswa harus benar-benar jeli dan teliti dalam memilih sekolah terutama pertimbangan dari sisi kurikulum yang diterapkan sekolah tersebut. Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sekolah juga perlu dicermati, apakah dimungkinkan dapat mengoptimalkan bakat dan potensi peserta didik.
Kelima, Profil Pendidik. Keberhasilan dari proses dan hasil output pendidikan tidak dapat dilepaskan dari andil guru. Boleh dikatakan guru sebagai ujung tombak pendidikan untuk mencetak dan mengkader generasi penerus yang didambakan. Apalah artinya kurikulum yang ideal jika tidak didukung oleh pelaksananya, yaitu sumber daya manusia yang cakap. Mungkin secara sederhana, ketika kita mengamati profil guru sebuah sekolah, bisa dilihat dari riwayat pendidikan, pengalaman mengajar, prestasi, penampilan, sikap dan gaya mengajar apabila dimungkinkan.
Keenam, Gedung dan fasilitas. Komponen pendidikan yang tidak kalah pentingnya adalah sarana dan prasarana yang mendukung. Mulai dari bangunan fisik, ruang kelas, taman, perpustakaan, laboratorium, sarana olah raga dan kesenian, arena bermain, kantin, perlengkapan kelas, sampai dengan alat peraga edukasi yang dimiliki. Seiring dengan kemajuan bidang informasi dan teknologi, nampaknya bukan hal yang baru sebuah sekolah memiliki fasilitas akses jaringan internet dan website sendiri, dimana setiap
stake holders dapat berinteraksi dan berkomunikasi di dunia maya.
Hal ini, akan sangat membantu bagi orang tua untuk memantau perkembangan putra-putrinya secara cepat tanpa harus secara fisik datang ke sekolah. Dengan didukung sarana dan prasarana yang baik, diharapkan semua peserta didik dapat belajar secara enjoy, nyaman, dan betah. Sekolah diibaratkan sebagai rumah kedua bagi anak-anak, sehingga sekolah yang baik mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan siswa. Hal yang perlu diperhatikan juga mengenai rasio jumlah siswa dengan luas ruangan kelas serta fasilitas pembelajaran yang lain Ketertiban dan kebersihan sekolah.
Kondisi sekolah yang nyaman, teduh, tenang, tertib dan lingkungan yang bersih tentu saja akan mendukung suasana proses pembelajaran. Berbeda dengan suasana sekolah yang terkesan kumuh, gersang, gaduh, penempatan perabot sekolah yang semrawut, dan tidak ada kedisiplinan yang diterapkan, maka proses belajar mengajar akan banyak terganggu dan kurang optimal hasilnya. Kata kuncinya, siswa di sekolah harus merasa senang dan betah seperti ketika berada di rumahnya sendiri (feels like second home).
Ketujuah, lokasi sekolah dan lingkungan. Lokasi yang dimaksud dapat dipandang dari jarak sekolah ke rumah, lingkungan sekitar dan sarana transportasinya. Bisa dibayangkan seorang anak harus bangun pagi-pagi sekali karena letak sekolahnya jauh. Tentu ia pulang dalam keadaan lelah karena jarak yang ditempuhnya memakan waktu yang lama. Belum lagi jika terjadi kemacetan lalu lintas, bisa dimungkinkan sering terlambat pulang maupun masuk sekolahnya. Lalu kapan ia bisa belajar di rumah dengan nyaman? Bagaimana ia bisa mengembangkan interaksi dengan anggota keluarga lain di rumahnya? Maka, faktor lokasi dan lingkungan ini hendaknya diperhatikan oleh orang tua dan anak itu sendiri dalam menentukan sekolah pilihannya. Perlu dipikirkan juga mengenai sekolah yang berlokasi di pusat perkotaan atau keramaian dan yang berada di pinggiran atau lebih dekat dengan suasana alam, semua memiliki plus-minus-nya.
Kedelapan, prestasi dan keberhasilan alumninya
Kriteria yang tidak boleh ditinggalkan dalam memilih sekolah yang ideal adalah prestasi dan profil output-nya. Sekolah yang baik, selain unggul di dalam proses, juga unggul pada hasilnya. Sedangkan Keberhasilan alumni dapat diukur dari lulusan sekolah dapat diterima di sekolah lanjutan yang kualitasnya baik serta memiliki life skill yang cukup untuk mampu eksis di tengah masyarakat.
Sembilan, biaya pendidikan. Barangkali bagi sebagian kalangan, faktor biaya ini menjadi pertimbangan paling utama dalam memutuskan sekolah yang dipilih, terutama bagi masyarakat yang secara ekonomi kelas menengah ke bawah. Biaya pendidikan yang ditarik pihak sekolah secara umum terdiri iuran SPP, bantuan pembangunan/gedung, seragam, buku, praktikum dan kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah-sekolah yang dianggap favourit, unggul maupun plus biasanya juga akan memasang biaya pendidikan yang tidak murah.

Hal ini berkaitan dengan fasilitas pembelajaran dan program-program unggulan yang ditawarkan. Namun yang perlu diingat bahwa, tingginya biaya pendidikan yang diterapkan pihak sekolah hendaknya diikuti juga dengan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, sebelum menentukan pilihan sekolah, orang tua diharapkan sudah mampu mengukur kemampuan secara ekonomi tentang biaya pendidikan yang harus dikeluarkan termasuk anggaran lain di luar program sekolah, seperti uang saku, transportasi, perlengkapan sekolah dan lain-lain.
Libatkan anak
Seharusnya selalu disadari dan dipahami oleh orang tua, bahwa yang nantinya sekolah adalah anak, bukan mereka. Maka, melibatkan anak dalam memilih sekolah merupakan langkah penting, meskipun usia prasekolah. Orang tua jangan menganggap remeh kemampuan anak, karena pada saat usia pra sekolah anak mengalami perkembangan fisik dan mental yang sangat pesat.
Kondisikan agar proses mencari sekolah dasar tidak menjadi beban berat bagi si anak melainkan menjadi proses belajar yang menyenangkan. Bagaimana jika ternyata pilihan anak jatuh pada sekolah yang menurut orangtua kurang sesuai? Di sinilah peran orang tua diperlukan.
Pada saat orang tua telah membuat pilihan sekolah mana yang akan dimasuki anak nanti, buatlah kesepakatan sukarela dengan anak bahwa sekolah yang akan dimasuki adalah murni pilihan anak. Dengan demikian anak akan merasa bangga karena diberi kesempatan melakukan hal yang penting. Di sisi lain anak akan lebih bertanggung jawab karena merasa sekolah yang dimasukinya adalah pilihannya sendiri.

No comments:

Post a Comment

PRESTASI AKADEMIK MTs NEGERI KEBUMEN 1 TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014



Tahun
Kejuaraan
Prestasi
2009
Debat IPS Nasional
IV
2009
LCC Matematika Jateng
IV
2009
Olimpiade Biologi Provinsi
Wk Kab.
2009
Lomba CT Matematika Kabupaten
II
2009
Lomba CT Fisika Kabupaten
II
2010
Pidato Bahasa Inggris SMKN 1 Kebumen
III
2011
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
I
2011
Pidato Bahasa Inggris Kemnas kab Kebumen
II
2011
Pidato Bahasa Indonesia Kemnas Kab. Kebumen
II
2011
Pidato Bahasa Inggris Tk SLTP/MTs Se Kab. Kebumen
III
2012
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
I
2012
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
II
2012
Olimpiade Fisika K3M MTs Kab. Kebumen
I
2012
Olimpiade Fisika K3M MTs Kab. Kebumen
II
2012
Olimpiade Fisika K3M MTs Kab. Kebumen
III
2012
Olimpiade Biologi K3M MTs Kab. Kebumen
I
2012
Olimpiade Biologi K3M MTs Kab. Kebumen
II
2012
Olimpiade Biologi K3M MTs Kab. Kebumen
III
2012
Lomba Mapel Matematika SMP/MTs se-Kab. Kebumen
III
2012
Lomba Mapel Bahasa Inggris SMP/MTs se-Kab. Kebumen
II
2012
Lomba Mapel Bahasa Inggris SMP/MTs se-Kab. Kebumen
III
2012
Lomba Pemanfaatan ICT SMP/MTs se Kab. Kebumen
III
2012
OSN Matematika SMP/MTs tingkat Kab. Kebumen
Wakil Kab. Ke Provinsi
2012
OSN Fisika SMP/MTs tingkat Kab. Kebumen
Wakil Kab. Ke Provinsi
2012
OSN Biologi SMP/MTs tingkat Kab. Kebumen
Wakil Kab. Ke Provinsi
2012
Kompetisi Sains Madrasah Bidang Matematika MTs tingkat Provinsi
II
2012
Kompetisi Sains Madrasah Bidang Biologi MTs tingkat Provinsi
I
2012
Kompetisi Sains Madrasah Bidang Fisika MTs tingkat Provinsi
I
2012
Kompetisi Sains Madrasah Bidang Biologi MTs tingkat Nasional
Medali Emas
2012
Kompetisi Sains Madrasah Bidang Fisika MTs tingkat Nasional
Medali Emas
2012
Story Telling STIE Putrabangsa Kebumen
I
2012
Lomba Pidato Bahasa Indonesia MAN 1 Kebumen
I
2013
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
I
2013
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
II
2013
Olimpiade Matematika K3M MTs Kab. Kebumen
II
2013
Olimpiade Fisika K3M MTs Kab. Kebumen
I
2013
Olimpiade Fisika K3M MTs Kab. Kebumen
II
2013
Olimpiade Biologi K3M MTs Kab. Kebumen
I
2013
Olimpiade Biologi K3M MTs Kab. Kebumen
III
2013
Pidato Bahasa Inggris SMKN 1 Kebumen
I
2013
Lomba TIK SMKN 1 Kebumen
I
2013
Olimpiade Matematika MAN Kebumen 2
I
2013
Olimpiade Matematika MAN Kebumen 2
II
2013
Olimpiade IPA MAN Kebumen 2
II
2013
Olimpiade IPA MAN Kebumen 2
IV
2013
Olimpiade Bahasa Inggris MAN Kebumen 2
II
2013
Olimpiade Bahasa Inggris MAN Kebumen 2
III
2013
Pidato Bahasa Inggris SMAN Pejagoan
I
2013
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten Mapel BIOLOGI
I
2013
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten Mapel FISIKA
I
2013
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten Mapel MATEMATIKA
I
2013
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Mapel FISIKA
I
2013
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Mapel MATEMATIKA
III
2013
Lomba Storyy Telling SMAN 1 Kebumen
I
2013
Lomba Sesorah Bahasa Jawa SMAN 1 Kebumen
III

PRESTASI NON AKADEMIK MTs NEGERI KEBUMEN 1 TAHUN PELAJARAN 2013-2014



Prestasi Non Akademik
Tahun
Kejuaraan
Prestasi
2009
Lomba baca Puisi Kabupaten
Hrpn II
2009
Tilawah Putra Kecamatan
I
2009
Tilawah Putri Kecamatan
I
2009
Tartil Qur’an Putri Kecamatan
I
2009
Tilawah Putra Kabupaten
I
2009
Tilawah Putri Kabupaten
II
2009
Tilawah Putra Prov
-
2009
Lomba Menulis Lovel Islami Tingkat Nasional
III
2010
Tilawah Tk. Kab di SMKN 1 Gombong
III
2010
Tilawah Tk. Kab di SMKN 1 Gombong
I
2010
Lomba SKJ 2008 Tk. Kab. Kebumen
I
2010
Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Prov Jateng
II
2010
STQ Pelajar Kebumen
I
2010
Futsal SMAN 2 Kebumen
II
2011
MTQ Kemnas Kabupaten
I
2011
MTQ MA PK Surakarta
I
2011
Lomba baca Puisi SMP/MTs Kabupaten
I
2011
Lomba baca Puisi SMP/MTs Kabupaten
II
2011
Lomba baca Puisi SMP/MTs Kabupaten
III
2011
Lomba Busana Muslim Kemnas Kab. Kebumen
II
2011
Lari 100 m Kemnas Kab. Kebumen
I
2011
Lomba Jelajah Medan Pramuka SMP/MTs Kab. Kebumen
III
2011
Cergam Tk SLTP/MTs se Kab. Kebumen
I
2012
Lomba MTQ SMP/MTs se Prop. Jawa Tengah – DIY di MA PK Surakarta
III
2012
Lomba Kaligrafi SMP/MTs se Prop. Jawa Tengah – DIY di MA PK Surakarta
II
2012
Lomba Cipta dan Baca Puisi Lalu lintas SMP/MTs se Kab. Kebumen
I
2012
Lomba MTQ SMP/MTs se Kab. Kebumen di SMK Ma’arif 1 Kebumen
I
2012
Lomba MTQ SMP/MTs se Kab. Kebumen di SMK Ma’arif 1 Kebumen
II
2012
Lomba Membaca Pembukaan UUD 45 Putra dalam rangka HUT RI Kab. Kebumen
I
2012
Lomba Membaca Pembukaan UUD 45 Putri dalam rangka HUT RI Kab. Kebumen
I
2012
Lomba Geguritan MAN  Kebumen 1
I
2012
Lomba Kaligrafi MAN  Kebumen 1
II
2012
Lomba Kaligrafi MAN  Kebumen 1
III
2012
Lomba Cerita Bergambar MAN Kebumen 1
III
2012
Lomba Cerita Bergambar SMAN Kutowinangun Kebumen
I
2012
Lomba Geguritan SMAN Kutowinangun Kebumen
I
2013
Lomba Nasyid Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta
III
2013
Kejuaraan Palang Merah Remaja Tingkat Kabupaten
I
2013
Lomba Gerak Jalan (LBB) SMAN 1 Kebumen
II
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...